Category Archives: HR Area

Cara Dan Contoh Menulis Iklan Lowongan Kerja Pada Job Goody

Di era digital, job seeker semakin selektif memilih lowongan pekerjaan. Bila job seeker tidak menemukan cukup informasi mengenai lowongan pekerjaan dan perusahaan maka job seeker akan cenderung untuk mengurungkan niatnya. Padahal HR, mencari peluang sebanyak mungkin untuk mendapatkan kandidat terbaik. Semakin banyak CV yang diterima maka semakin banyak pula pilihannya. Loker Jogja ingin membantu anda. Pasanglah iklan berkualitas dan dapatkan kandidat terbaik anda segera. Siapkan materi Materi yang dimaksud adalah posisi pekerjaan yang akan diiklankan, deskripsi pekerjaan yang bersangkutan, syarat untuk melamar pekerjaan tersebut, file foto perusahan dan yang tidak kalah penting adalah profil perusahaan anda. Perhatikan penggunaan capslock (huruf besar dan huruf keciil), ejaan dan tanda baca. Selengkapnya ada… Read More »

Hindari 5 Kesalahan Ini Saat Kamu Sedang Merekrut Karyawan

Rekruter memang melibatkan pandangan subjektif dalam setiap proses eliminasi. Namun, tidak jarang banyak rekrutmen yang tidak memiliki aturan main yang jelas. Seperti standar kualifikasi, deadline rekrutmen dan justru terlalu lama menghabiskan waktu memahami profil kandidat. Sementara proses eliminasi baru berada pada tahap satu. Bagaimana seharusnya ini dapat dihentikan, kesalahan-kesalahan apa saja yang sering muncul? Mencari terlalu sempit Kesalahan pertama diawal rekrutmen adalah pola pikir HR mengenai konsep kandidat idaman itu sendiri. Mereka mengeliminasi kemungkinan adanya kandidat dari suku bangsa, umur, lulusan serta gender yang berbeda. Berangkat dari sini, peluang untuk mendapatkan kandidat yang lebih baik akan semakin kecil. Jatuh cinta pada pandangan pertama Saat sudah memasuki tahap interview, HR pasti… Read More »

Generasi Millennial Perlu Treatment Khusus, Jangan Sampai Salah Ya

Generasi millennial atau generasi Y didefinisikan sebagai generasi yang lahir antara tahun 1980 – 1996. Generasi menjadi perhatian tersendiri bagi perusahaan oleh sebab pamornya yang menyukai tantangan, responsive terhadap teknologi hingga yang suka berpindah-pindah kerja. Menghadapi orang-orang pada jaman ini tentunya rekruter harus memberikan treatment yang berbeda. Jangan sampai salah langkah seperti yang dikemukakan Business News Daily berikut ini: Hanya menekankan kompensasi Penelitian terkini dari Match Market Group menunjukan bahwa hanya seperempat dari generasi ini yang menjadikan gaji sebagai pertimbangan utama. Sedangkan sebanyak 84% memilih pekerjaan yang penuh arti sebagai penentu karirnya. “Rekrutmen tradisional mendasarkan penawaran pada gaji,” ujar Lisa Ritchie direktur senior talent management di Match Marketing Group. “Para… Read More »

7 Prinsip Rekrutmen Dari Founder dan CEO Perusahaan Raksasa Dunia

Besar kecil suatu perusahaan tergantung besar kecil orang-orang yang anda rekrut. Para profesional dunia, baik itu founder maupun CEO perusahaan-perusahaan bernilai jutaan dollar berbagi pesan-pesan inspiratif mengenai rekrutmen via Business News Daily dibawah ini: Bill Gates, CEO Microsoft “Jika kita tidak mempekerjakan orang-orang hebat dan mendorong mereka untuk maju dengan kecepatan penuh, anda akan mudah untuk tertinggal di belakang dan menjadi perusahaan yang biasa-biasa saja.” Jika anda ingin perusahaan anda terus berkembang maka jangan pernah berhenti mencari orang-orang yang bertalenta. Steve Jobs, mantan CEO Apple “Ketika anda memiliki orang-orang yang sangat baik, anda tidak harus terus mengasuhnya. Dengan berharap mereka dapat melakukan hal-hal hebat. Pemain dengan kualitas grade A-plus akan… Read More »

Jangan Merekrut Kandidat Bila Mereka Melakukan 9 Hal ini Saat Interview

Sampai pada tahap interview biasanya anda sudah menyaring resume-resume dan menyisakan yang terbaik saja. Anda bisa saja dibuat kagum oleh resume seseorang tapi pertimbangkan lagi saat mereka menyatakan atau melakukan hal-hal ini pada interview: Menyalahkan perusahaan lama “Ditempat sebelumnya saya bekerja, saya tidak punya ruang untuk berkembang. Saya terlalu banyak pekerjaan dan tekanan”. Anda harus mempertanyakan kandidat ini. Bila perusahaan memberlakukan hal yang sama kepada semua karyawan maka perusahaan itu sendiri sudah tidak akan ada, karena karyawan yang tidak berkembang akan mengakibatkan perusahaan mandeg. Dia job hopper Job hopping masih menjadi pro kontra sampai saat ini. Namun bila dia menyatakan alasan yang tidak logis mengapa dia mengalami waktu yang singkat-singkat… Read More »

Perlu Diketahui: 6 Cara Baru Mengatasi Karyawan Yang Malas

Malas tidak boleh dipelihara. Orang yang terlihat kurang maksimal dalam bekerja bisa saja berkata dia terlalu banyak tekanan, dia sudah tidak respek terhadap atasan, atau dia tidak lagi melihat masa depannya di perusahaan itu tetap saja tidak boleh bersikap malas-malasan. Performa karyawan sangat berpengaruh terhadap perusahaan. Jadi bila anda memiliki karyawan yang diindikasikan malas, maka anda sebaiknya perlu mengambil langkah-langkah berikut ini: Buat dia yakin Sebelum anda memberi peringatan bila dia keterlaluan nantinya, sebaiknya anda meyakinkan bahwa dia sangat penting bagi perusahaan. Pendekatan ini berguna agar dia menyadari bahwa pekerjaannya berarti untuk kelangsungan perusahaan. Dan banyak orang membutuhkan dia. Buat target yang pasti Bila anda bekerjasama tentu anda pasti punya… Read More »

Bolehkah Perusahaan Melarang Karyawan Untuk Bekerja Sampingan?

Topik ini tidak pernah berhenti jadi perdebatan hebat antara sisi perusahaan dan karyawan. Perusahaan sering menganggap produktivitas karyawan akan tinggi dan stabil bila karyawan bisa fokus. Namun disisi karyawan, karyawan ingin menuangkan idenya diluar job deskripsi. Karyawan juga ingin mendapat penghasilan lebih tanpa meminta kenaikan gaji dari perusahaan tempat ia bekerja. Lalu, kenapa harus dilarang? Penyalahgunaan fasilitas kantor Sebenarnya, perusahaan tidak ingin karyawannya meneggunakan fasilitas kantor seperti internet agar karyawan bisa membalas email pelanggan pribadi mereka. Selain menggangu pekerjaan utama hal ini juga tidak etis. Waktu karyawan terbagi dua Perusahaan membeli waktu, tenaga dan keahlian karyawan mulai dari jam kerja hingga pada akhirnya. Bila karyawan memiliki bisnis sampingan entah freelance… Read More »

Menuntun Karyawan Baru Memasuki Perusahaan

Setelah anda memilih satu diantar sekian kandidat. Ada fase dimana anda menghantarkan karyawan masuk ke perusahaan. Tahap ini bisa sangat mendebarkan bagi karyawan baru, andalah satu-satunya teman barunya. Kami tahu, andapun tahu bahwa dia tidak bisa menghapal lebih puluhan nama atau ratusan nama dalam waktu satu hari. Ada cara tertentu agar hari pertamanya bisa efektif dan tidak seburuk yang dia kira. – Siapkan company profile dan daftar nama karyawan serta departemennya. Hal ini akan memudahkan dia mengingat lingkungan barunya. – Berhenti lebih lama pada orang-orang yang akan sering berkoordinasi dengannya. Bila anda mengenalkannya lebih lama dengan orang yang akan sering berhubungan kerja dengan karyawan tersbeut maka karyawan itu akan lebih… Read More »

Dear HR: Diiklan Lowongan Gajinya Segitu, Kok Pas Interview Jadinya Cuma Segini?

Hal yang sangat mengecewakan bagi para pencari kerja saat mengetahui gaji yang diberikan tidak sesuai pada iklan lowongan kerja. Membesar-besarkan gaji bukan cara yang benar untuk mendapatkan calon kandidat sebanyak mungkin. Mungkin anda memiliki budget tujuh juta rupiah untuk sebuah posisi, namun anda berharap menemukan kandidat dengan harga yang murah dengan menyembunyikan informasi gaji diiklan lowongan kerja anda. Hal ini terdengar seperti anda tidak siap untuk menilai bisnis anda sendiri. Bila anda memiliki batasan paling tinggi dan batasan paling rendah, berilah range gaji pada iklan lowongan anda. Menggunakan gaji kandidat di perusahaan sebelumnya sebagai tolak ukur atas berapa jumlah yang akan anda berikan juga terdengar anda bukan rekruter profesional. Berikut… Read More »

Haruskah HR Menjelasan Kenapa Lamaran Kandidat Tidak Diterima?

Keputusan mempekerjakan seseorang dipengaruhi oleh banyak hal, ada faktor yang sama sekali random namun justru berpengaruh paling besar. Seorang kandidat yang merasa berhasil dalam proses interview bisa saja menanyakan kepada anda mengapa tidak ada kabar dari perusahaan atau bertanya alasan apa yang membuat ia tidak jadi dipekerjakan. Alasannya selalu sama, ia ingin memperbaiki diri melalui evaluasi anda dan belajar untuk lebih baik lagi. Tapi apakah alasan itu masih ada ketika anda berkata, “Kami saat ini sudah memilih seorang kandidat, dia memiliki perhatian yang lebih tinggi atas isu lingkungan bisnis perusahaan dan ia memiliki pandangan yang jauh lebih luas bagaimana posisi ini bisa berperan dalam mencapai target perusahaan tahun ini daripada… Read More »