Tahapan dan Jangka Waktu Menjadi Dokter Yang Legal Di Indonesia

By | 13/01/2017

Berdasarkan data KKI (Konsil Kedokteran Indonesia) yang diterbitkan per 9 Mei 2016, jumlah dokter 110.720 orang, artinya satu dokter melayani 2.270 penduduk. Angka ini berarti menunjukan jumlah dokter di Indonesia saat ini cukup untuk mencukupi seluruh rakyat. Namun, masalahnya dokter-dokter tersebut menumpuk di sejumlah kota dan provinsi tertentu. Dokter sepertinya tidak mau ditempatkan di daerah pedalaman atau pelosok karena kurangnya peralatan kesehatan dan fasilitas lainnya. Kondisi ini tapi tidak menyurutkan minat pelajar untuk mengambil profesi kedokteran dengan terus meningkatnya jumlah peserta didik yang mendaftar kuliah kedokteran. Adapun syarat dan cara menjadi dokter di Indonesia adalah sebagai berikut:
Calon dokter harus memulai karirnya dengan pendidikan Strata 1 kedokteran. Ini berarti calon dokter harus mengikuti seleksi masuk fakultas kedokteran perguruan tinggi. Berbagai perguruan tinggi menerapkan standar yang berbeda untuk seleksi mahasiswa fakultas kedokteran. Tahap seleksi ini juga sama seperti tahap seleksi fakultas lainnya, diantaranya ada seleksi melalui PBUD (Penelusuran Bibit Unggul Daerah), SNMPTN (Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri), jalur khusus, Ujian Mandiri, program pemerintah dan lain sebagainya.
Setelah lolos seleksi dan diterima pada fakultas kedokteran perguruan tinggi, calon dokter akan menempuh perkuliajan dengan sistem KBK (Kurikulum Berbasis Kompetensi), saat perkuliahan nantinya calon-calon dokter akan mengikuti kuliah pakar, tutorial, skill lab, praktikum, dan ujian. Tutorial sendiri merupakan suatu metode belajar kelompok (10-15 mahasiswa) yang dibimbing oleh seorang tutor (dosen). Skill lab merupakan simulasi keterampilan medis yang biasanya dipraktekkan dengan bantuan alat peraga (phantom) atau pasien simulasi. Contohnya skill ‘mengecek denyut nadi’, disini biasanya antara 2 orang mahasiswa kedokteran akan saling bertukar peran untuk mempelajari keterampilan ini. Mahasiswa pertama mengambil darah mahasiswa kedua, dan kemudian sebaliknya.
Praktikum merupakan pelaksanaan keterampilan biomedis misalnya histologi, mikrobiologi, dan anatomi. Nah untuk anatomi seorang mahasiswa kedokteran harus mempelajari seorang Kadaver yaitu mayat yang diawetkan untuk dipelajari bentuk dan letak organ-organ tubuhnya. Kuliah sarjana kedokteran ini lamanya bervariasi, paling cepat 3,5 tahun.
Pendidikan dokterpun bervariasi, di Indonesia ada program pendidikan dokter spesialis yang dinamakan Program Pendidikan Dokter Spesialis ( PPDS ) Dan Program Pendidikan Dokter Gigi Spesialis ( PPDGS ) yaitu program pendidikan untuk melatih seorang dokter umum dan dokter gigi untuk menjadi dokter spesialis dan dokter gigi spesialis tertentu. Lama pendidikan ini bervariasi rata-rata 8 semester. Program ini baru dilakukan oleh beberapa fakultas kedokteran di universitas negeri yang bekerja sama dengan rumah sakit pendidikan. Dokter umum yang melanjutkan pendidikan sebagai dokter spesialis disebut residen.
Setelah lulus dari perkuliahan tingkat Strata 1 atau sarjana dan mendapat gelar S.Ked (Sarjana Kedokteran). Tahap selanjutnya adalah meraih titel dokter (dr.) yang mana harus melalui program profesi atau istilahnya menjadi seorang koas. Tahapan koas ini dilaksanakan di rumah sakit pendidikan dengan kurun waktu minimal 1,5 tahun). Program koas ini merupakan tahap pengaplikasian ilmu kedokteran kepada pasien sebenarnya yang telah dipelajari selama program perkuliahan kedokteran. Jadi dalam program koas, para calon dokter sudah bertindak sebagai dokter namun masih di bawah pengawasan pembimbingnya pada rumah sakit pendidikan terkait. Tahap koas ini biasanya memberlakukan shifting.
Setelah menyelesaikan program profesi atau koas, seorang dokter muda tadi akan melalui tahap yudisium sebagai tanda sah mengenakan titel dokter (dr.). Walau sudah melalui yudisium, namun dokter tadi tidak bisa langsung bebas melaksanakan praktek kedokterannya. Dokter muda ini terlebih dahulu harus mengikuti Ujian Kompetensi Dokter Indonesia (UKDI). Tahap ujian ini dilaksakan empat kali setahun, dan serentak di seluruh indonesia, jadi sebagai standarisasi bahwa semua dokter dari fakultas kedokteran manapun memiliki kompetensi minimal yang sama. UKDI ini terdiri dari ujian teori (disebut CBT) dengan 200 soal dan ujian praktek (disebut OSCE) yang terdiri dari 12 station. Biaya mengikuti UKDI adalah Rp 1.000.000/ujian per orang.
Apabila dokter muda telah lolos UKDI, maka dokter tadi akan diijinkan mengurus STR “Surat Tanda Registrasi”, sebagai tanda dokter mudah tersebut sudah legal membuka praktek di Indonesia.
Namun, saat ini UKDI sudah berganti menjadi EXIT EXAM, yaitu ujian serupa yang pelaksanaan dan pembiayaannya ditanggung oleh pihak kampus dan dilaksanakan pada tingkat akhir setelah calon dokter menyelesaikan program profesi atau koas dan sebelum tahap yudisium dokter. Penggantian kebijakan ini mengurangi jumlah calon dokter yang nasibnya tidak jelas (sudah dokter tapi tidak boleh praktek karena tidak lulus ujian kompetensi)
Selanjutnya ada program magang atau internship ini adalah program baru bagi dokter lulusan sistem KBK, jadi setelah calon dokter mendapat STR, walaupun sudah diperbolehkan melaksanakan praktek kedokteran dengan mandiri, tempat melaksanakan prakteknya masih dibatasi. Pembatasan ini artinya dokter tersebut belum diperbolehkan membuka praktek pribadi, dokter internship hanya diperbolehkan melaksanakan praktek pada area tempat dia mendapat SIP (Surat Izin Praktek) Intersnhip. Program ini wajib diikuti selama minimal 1 tahun. Area pelaksanaan internship ini pun terbatas pada Rumah Sakit tipe C (kabupaten) dan Puskesmas se – Indonesia. Jadi dokter baru tadi harus bersedia diletakkan dimana saja di wilayah Indonesia.
Apabila dituliskan jangka waktu dari seorang peserta didik mendaftar fakultas kedokteran sampai dia menjadi dokter yang legal di Indonesia, maka waktu yang dibutuhkan adalah sebagai berikut: 3,5 tahun untuk program perkuliahan, 1,5 tahun untuk program profesi atau koas, 4 bulan untuk UKDI dan urusan administrasi, 1 tahun untuk program Dokter internship. Jadi, minimal waktu yang diperlukan adalah 6 tahun 4 bulan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *